12 Tips Merawat Motor CB 150R Streetfire Injeksi Agar Tetap Awet Dan Nyaman

Bagi anda yang gemar menunggangi motor Honda CB 150r, Tak jarang yang mengalami masalah-masalah pada mesin motor anda terutama yang sudah menggunakan teknologi injeksi. Banyak hal yang harus di lakukan dan diperhatikan agar supaya motor anda dapat selalu di pakai dan di tunggangi terasa masih baru dan nyaman. Berikut adalah tips untuk merawat motor Honda CB 150r kesukaan anda.

Motor CB 150R Streetfire Injeksi

Tips Merawat Motor CB 150R Streetfire Injeksi Agar Tetap Awet Dan Nyaman Di Kendarai

Baca Juga : Spesifikasi Kawasaki z250

1. Rutin Periksa Pompa Bahan Bakar

Jika motor sudah mencapai lebih dari 40.000 Km atau kelipatannya, Sebaiknya lakukan pemeriksaan pada pompa bahan bakar. Mendeteksi gejala masalah di peranti ini cukup mudah. Langkahnya, hidupkan mesin motor pada tempat yang tidak bising, kemudian dengarkan di periode tangki apakah ada suara mendenging atau mendesing.

Jika hal itu terjadi, Harus membersihkannya lalu sekaligus menguras tangki bakar. Melalui cara tersebut akan mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal.

2. Rutin Periksa Selang Bahan Bakar

Injektor berfungsi menyemprotkan kabut bahan bakar bertekanan tinggi ke dalam mesin yang frekuensi dan waktunya diatur oleh peranti Electronic Control Unit (ECU). Selain berperan penting dalam menentukan rédigée pembakaran di ruang bakar mesin, peranti ini pun sangat menentukan boros ngaknya konsumsi bahan bakar sebuah motor.

Namun, ketepatan pola kerja itu juga tergantung komponen lain, termasuk selang serta pompa bahan bakar. Jika selang kotor ataupun bocor maka kerja injektor tidak akan maksimal. Oleh sebab itu, selang wajib diperiksa sesudah motor menempuh jarak 1000 Km.

3. Rutin Periksa Posisi Klep Injector

Biar waktu dan tekanan ke klep diatur oleh ELECTRONIC CONTROL UNIT yang telah diprogram pabrikan. Namun, tak jarang posisi klep terjadi perubahan akibat berbagai faktor. Oleh sebab itu, agar kerja injektor benar-benar tepat, maka pastikan klep berada posisi yang cermat. Artinya, tidak terlalu renggang dan juga tidak terlampau rapat.

Bila terlalu renggang maka suplay bahan bakar menuju peranti itu berlebih dan sebaliknya bila terlampau rapat. Akibatnya, semprotan kabut bahan bakar ke ruang bakar juga tidak sesuai dengan kebutuhan mesin dan tidak ideal lagi seperti takaran dari pabrik. Hasilnyapun proses pembakaran gak akan sempurna dan tenaga mesin lemah serta motor boros bahan bakar.

4. Rutin Periksa ECU

ELECTRONIC CONTROL UNIT merupakan otak yang mengelola keseluruhan unit injektor, Takaran bahan bakar yang disemburkan dan buka tutup klep injektor juga di bawah kendali ECU. Jika peranti ini terganggu lalu kerja injektor juga bukan akan berjalan sesuai standarnya. Satu di antaranya, semburan bahan bakar yang gak sesuai dengan takaran.

Menyebabkan, stasioner mesin juga bukan stabil. Bila tingkat kerusakan di ECU telah parah, maka kendaraan tidak bisa dijalankan atau mogok. Terdapat banyak faktor penyebab kerusakan ECU, di antaranya merupakan gangguan kelistrikan karena over supply, voltase sumber daya listrik rendah, korsleting akibat terkena air dan lain-lain.

Dengan karena itu, sangat dianjurkan untuk secara rutin memeriksa kabel kelistrikan. Bila Kamu melakukan modifikasi yang memerlukan tambahan asupan tenaga listrik, sebaiknya dipikir ulang efeknya ke sistem kelistrikan. Positifkan keberadaan aksesoris tambahan tersebut tidak berpengaruh ke pola kelistrikan dan mengganggu ELECTRONIC CONTROL UNIT

5. Rutin Periksa Busi Dan Filter Udara

Busi merupakan pemantik api yang dibutuhkan saat proses pembakaran di ruang bakar. Timing petikan api dari busi dengan semburan bahan bakar yang bercampur udara pada ruang bakar sangat memutuskan sempurna tidaknya proses pembakaran.

Proses pembakaran yang tak sempurna selain menjadikan bakar mubazir, tenaga dri mesin juga kurang maksimal. Maka bersihkan busi, atur ulang tingkat kerenggangan sumbu kemudian kutub busi. Begitu juga dengan filter udara. Apabila kotor segera bersihkan, sedangkan bila sel-sel kertas sudah sangat kotor atau rusak segera lakukan penggantian.

Pasalnya, filter yang rusak atau kotor menjadikan hembusan udara ke ruang bakar juga terhambat. Kesempurnaan pembakaran bahan bakar di ruang bakar mesin sangat ditentukan oleh komposisi yang ideal antara udara dan bahan bakar

6. Rutin Periksa Kondisi Aki

Motor injeksi memanfaatkan kontrol elektrik untuk menghidupkan mesin, penyuplai bahan bakar ke dalam mesin. Maka jelas sekali injeksi memiliki konsumsi listrik, dalam hal indonesia adalah Aki. Oleh sebab itu perhatikan kondisi aki secara rutin, segera ganti aki motor injeksi kita jika sudah tidak menerima arus listrik yang maksimum. Jangan tunggu sampai aki benar soak.

7. Rutin Periksa Kondisi Injector

Dalam membersihkan komponen injector anda sebaiknya gak usah asal semprot dengan cairan pembersih injector. Hal di sini. bisa mengakibatkan kinerja injektor menjadi kurang sempurna. Pada umumnya untuk meningkatkan performa mesin motor injeksi, pemiliknya selalu melepas filter udara standar atau menggantinya dengan produk aftermarket.

Akibatnya, udara kotor masuk ke dalam accelerator body (TB), lalu menempel di dinding-dindingnya. Debu kemudian kotoran tersebut lama-lama mengenai mengerak.

Berikut hal yang harus anda perhatian saat membersihkan injector :

Cairan pembersih injektor dan TB gak boleh mengandung kadar solven terlampau tinggi.

Saat membersihkan TB, disarankan menggunakan sarung tangan karet untuk menjauhkan gaya elektro statik yang dapat mempengaruhi sensor-sensor.

Dinginkan alat khusus (regulator) yang dapat diatur tekanannya jaman menyuntik cairan pembersih injektor. – Servis Injektor kemudian TB tiap 10.000 km.

8. Lakukan Service Berkala

Lakukan service rutin di deler atau mekanik terpercaya yang anda ketahui kemampuan dalam melakukan kerja service motor. Service dapat dilakukan setiap 3000 km.

9. Gunakan Bahan Bakar Yang Berkualitas

Kualitas bahan bakar sangat berpengaruh terhadap mesin injeksi. Oleh karena tersebut sebaiknya anda gunakan petunjuk bakar berkualitas yang oktannya sesuai dengan yang telah di tentukan oleh pabrikan motor.

Pemakaian bahan bakar berkualitas buruk serta oktan booster dengan spesifikasi yang tidak sesuai dapat mengakibatkan tersumbatnya lubang injektor. Hingga berakibat spray quality / kemampuan menyemprot kabut gas pada injektor jadi minim sempurna.

10. Rutin Periksa Tangki Bensin

Hal ini yang tidak kalah pentingnya yakni, Anda harus sering mengecek tangki bensin. Positifkan tangki bensin tidak sudah pernah kosong, karena motor injeksi dianjurkan agar tidak memposting bensin dalam keadaan tangki kosong.

11. Panaskan Mesin Sebelum Digunakan

Hal yang mesti selalu dilakukan adalah, sebelum pergi menggunakan engine injeksi, ada baiknya Kamu memanaskan mesinnya terlebih dahulu dengan cara menghidupkan mesin 1 sampai 5 jam.

12. Kurangi Akselarasi Laju Kecepatan

Jaman mengendarai motor injeksi, wujud baiknya Anda tidak menggebernya terlalu cepat atau melajukan dengan cara melepas selongsongan gas dengan cepat ataupun lambat. Ini biasanya mengenai memperpendek usia mesin engine injeksi Anda.

0 komentar